Showing posts with label Printer. Show all posts
Showing posts with label Printer. Show all posts

Tuesday, 27 July 2010

0

Cara me-reset printer HP 21,22,27,28,56,57,58

  • Tuesday, 27 July 2010
  • Fhajar Muhamad Ramadhan
  • Cara me-reset printer HP agak berbeda dengan Merk lain nya seperti Canon & Epson. Bagi anda yang punya printer HP yang sudah habis tintanya dan setelah di refill/isi ulang sebaiknya di reset agar tampilan estimated ink level pada HP Tools Box akan bisa penuh kembali. Nah, agar estimated ink level penuh lagi maka cartridge HP anda perlu direset. Untuk mereset cartridge printer HP [ HP 21, 22, 27, 28, 56, 57, 58 ] bisa dicoba cara berikut ini :

    Contoh diagram chip catridge








    Hijau = Yang pertama ditutup pake selotape ( isolasi )
    Biru = Kedua ditutup setelah Penutup isolasi Pertama dibuka








    Hijau = Yang pertama ditutup pake selotape ( isolasi )
    Merah muda (pink) = Kedua ditutup setelah Penutup isolasi Pertama dibuka.


    Langkah gambar tersebut saya jelaskan di bawah ini :

    1. Refill cartridge HP anda menggunakan tinta reffil yang cocok untuk printer HP.

    2. Ikuti diagram di atas, tutup plat elektronik yang ditanda dengan warna hijau dengan isolasi bening (hati-hati, jangan menutup area lain).

    3. Masukan cartridge ke dalam printer. Printer akan memberitahukan ada problem pada cartridge anda. Abaikan peringatan ini. Printer akan mencetak halaman alignment.

    4. Ambil cartridge dari printer. lepaskan isolasi. Tutup plat elektronik yang ditandai dengan warna biru.

    5. Ikuti langkah no. 3 ( pin pertama dan kedua agak berbeda sedikit kedudukannya ) lihat gambar, pin pertama ditandai warna hijau, sedangkan yang kedua ditandai dengan warna pink

    6. Cabut cartridge dari printer untuk yang terakhir kali. Lepas isolasi yang menutup plat elektronik. Tempatkan kembali cartridge pada printer. Printer seharusnya mencetak halaman alignment dan estimated ink level pada toolbox seharusnya terbaca penuh.

    Ketika menutup pin, pin yang lain jangan sampai ketutup.

    Kalo selotip sudah dilepas dua-duanya tetapi masih muncul “Catridge(s) incorrectly installed” coba bersihkan pin-pin yang ada pada gambar di catridge pelan-pelan memakai contact cleaner merk Philips dengan dioleskan memakai cotton bud (biasa dipakai untuk bersihin kuping), stop process hpqste08.exe dari task manager trus jalankan lagi HP Solution Center. Kalau tidak bisa juga silakan hubungi service center printer HP terdekat :) hehe..

    Alternatif Ke-2


    1. Tanpa komputer dinyalakan, Buka catrigde dan tutup contact #1 dengan isolasi, hidupkan komputer dan kemudian printer akan otomatis mencetak halaman test sendiri.

    2. Buka catrigde dan tutup contact #2 dengan isolasi, dan pasang kembali, printer akan mengeluarkan suara sedikit bising.

    3. Buka kembali catrigde dan tutup contact #3 dan #4 dengan isolasi, pasang kembali catrigde tsb, pinter akan mengeluarkan bunyi agak bising, apabila anda mengecek utility printer hp maka statusnya adalah printer sedang sibuk nge-print.

    4. Buka tutup printer, tunggu sampai catrigde kembali ke tengah,

    5. Buka catrigde dan lepaskan penutup contact #1,#2,#3 dan #4, Pasang kembali catrigde, indikator tinta akan menunjukkan bahwa printer sedang sibuk mencetak.

    6. Matikan printer dan hidupkan kembali, indikator seharusnya menunjukkan tinta catrigde sudah 100% penuh dan siap untuk mencetak.
    Read more...

    Wednesday, 16 June 2010

    1

    Memilih Jenis Tinta Printer Inkjet

  • Wednesday, 16 June 2010
  • Fhajar Muhamad Ramadhan
  • Tinta yang digunakan adalah tinta cair yang dibedakan menjadi :

    1. Dye base ink

    Tinta ini banyak di gunakan pada standard printer inkjet yang beredar di indonesia pada umumnya, seperti pada merk Canon, Epson, HP, Lexmark dan Brother.

    Jenis dan sifat tinta :

    - Mudah larut dengan air / non water resist
    - Memiliki varian warna yang lebih banyak / wide colour gamut
    - Kurang tahan pada perubahan cuaca dan waktu / poor UV resistance and weakest longevity ratings.
    - Waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih lama di bandingkan dengan tinta pigment.

    Tinta Dye ini kemudian di kembangkan lagi menjadi Dye Sublimation ink, yang mana tinta jenis ini di pakai pada media cetak khusus, seperti mug, kaos dan keramik.

    Pengembangan jenis dan sifat tinta :

    - Tahan terhadap air, cuaca dan waktu / good durability
    - Memerlukan heating proses / pemanasan untuk hasil yang optimal

    2.Pigment ink

    Tinta ini juga di gunakan pada printer inkjet dengan teknologi yang lebih maju.

    Jenis dan sifat tinta ini :

    - Lebih tahan terhadap air / Water resist
    - Varian warna tidak sebanyak Dye ink / small colour gamut
    - Lebih tahan terhadap perubahan cuaca dan waktu / Strength UV resistance and strong longetivy ratings.
    - Waktu pengeringan tinta pada media cetak lebih cepat dibandingkan dengan tinta Dye ink
    - Warna dan partikel tinta lebih solid pada cetakan kertas.

    Tinta pigment ini kemudian di kembangkan lagi menjadi :

    - Epson dengan Durabrite dan Claria Ink -nya.
    - Canon dengan Ultrachrome ink -nya
    - HP dengan Vivera ink -nya.

    Ke semua jenis tinta terbaru ini memiliki sifat tahan terhadap gas, air, cahaya dan waktu.

    Kesimpulannya Tinta Dye hanya digunakan pada printer berbasis Dye Ink Printer atau Standart Printer. Dapat digunakan sehari-hari untuk keperluan cetak dokumen ketik, gambar maupun foto.

    Sedangkan Tinta Pigment hanya digunakan pada printer berbasis Pigment Ink Printer. Biasanya digunakan untuk keperluan-keperluan bisnis misalnya pada percetakan digital printing dll.

    Perhatian !

    Pemakaian tinta Pigment pada Printer Standart dapat mengakibatkan print head buntu. Hal ini disebabkan Pigment Ink memiliki ketentalan yang lebih tinggi daripada Dye Ink. Oleh karena itu sesuaikan dengan tipe printer yang anda gunakan sehingga printer anda dapat bekerja optimal.

    Dan jika print head sudah terlanjur tersumbat, anda dapat menggunakan cairan duraklin untuk membersihkan print head.
    Read more...

    Subscribe